Radio gelap, arsip penyiaran dan sensor Orba

Details

Sora Gia on Jurnalisme Serbatidak 2023, menyiarkan obrolan Peloggia (salah satu peserta SSD 2023) dengan seorang Manajer Program Radio Star FM Yogyakarta. Deni artha atau kerap di sapa Romo oleh Gia dan rekan penyiar Star FM lainnya ini, sesekali masih aktif siaran untuk beberapa talkshow instansi pemerintahan atau saat penyiar lainnya berhalangan hadir. Bahkan sampai saat ini, dirinya masih aktif memantau segala program yang dijalankan Gia di radio Star FM. 

Perjalanan Denie Artha dengan radio, didasari alasan klise. Yaitu, karena memang dirinya pendengar radio aktif dan suka menulis. Kesukaan itu lah yang membuat dirinya mempelajari ilmu komunikasi dan mendalami bidang jurnalistik secara formal. Diawali, dengan menceburkan diri ke salah satu radio kampus UGM di sekitar tahun 94. Denie melanjutkan perjalanannya dengan kegelapan, karena kala itu radio kampus belum memiliki izin dan dianggap radio gelap. Tapi kegelapan itu, membuka perjalanannya untuk beriringan dan menjadi bagian dari beberapa peristiwa di akhir masa orba dan awal reformasi yang sudah terekam dalam obrolan kali ini. Antara lain seperti sensor pemerintah, perkembangan iklan, intonasi penyiar, dan lain-lain. Untuk mendengar lebih lanjut jejak rekam mengenai Radio gelap, arsip penyiaran dan sensor orba.

Foto dokumentasi pribadi Denie Artha saat siaran di Radio Swaragama

Perekaman: Dalatina Peloggia Gustianingsih

Penyuntingan: Dalatina Peloggia Gustianingsih dan Fiky Daulay

Leave Comment (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *